Minggu, 06 Desember 2009

Tanya Wajah-Wajah Serupa

Aku rasa, aku belum sanggup berdiri tegar pada posisi yang seharusnya ku anggap benar
Manusia hanya bisa berharap
Berharap akan datang yang benar dan membuat kita menjadi tegar
Separuh jiwaku berkelana, lari dari masa lalu
Separuhnya lagi mencari yang benar dan meyakini bahwa itulah sebuah kebenaran
Hatiku panas terpanggang
Rasaku mati dan pergi
Namun dari batas waktu yang tersisa kubiarkan air membawaku ke tempat dimana seharusnya ku bermuara
Api unggun yang dia buat panasnya sampai di sini
Aku menoleh pada wajah yang serupa
Tanganku mengais apapun yang ada di dalam dan ingin memuntahkannya keluar
Mempertahankan yang benar namun tak serupa atau mempertahankan yang serupa tapi belum tentu benar?
Aku dipaksa menoleh oleh pertanyaan itu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar